Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kalapas Bangkinang Alexander Lisman Putra Ajak Warga Binaan Perkuat Iman dan Bangun Kepribadian

Selasa, 13 Oktober 2026 | Oktober 13, 2026 WIB Last Updated 2026-10-13T03:30:08Z



BANGKINANG – Penguatan keimanan dan pembentukan kepribadian menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang. Melalui tausiah yang disampaikan pada Senin (12/10/2026), Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, mengajak warga binaan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri.


Dalam tausiahnya, Alexander Lisman Putra menegaskan bahwa keimanan tidak hanya tercermin melalui pelaksanaan ibadah, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari, seperti menjaga tutur kata, meningkatkan kesabaran, menjunjung tinggi kejujuran, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.


Menurutnya, nilai-nilai keagamaan harus menjadi landasan dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik.


Kalapas juga mengingatkan warga binaan agar memanfaatkan masa menjalani pidana sebagai kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan, memperdalam pemahaman agama, serta menumbuhkan kesadaran untuk terus belajar dan melakukan perubahan positif.


“Jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperkuat keimanan, dan membentuk kepribadian yang lebih baik. Teruslah belajar, menjaga sikap, menumbuhkan kesabaran, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Alexander Lisman Putra.


Ia berharap, setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke tengah keluarga serta masyarakat, warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih matang, berakhlak baik, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.


Lebih lanjut, Alexander menekankan bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Di antaranya membiasakan diri melaksanakan ibadah, menghormati sesama, menjaga perkataan, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam setiap tindakan.


Menurutnya, konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai kebaikan merupakan salah satu kunci penting dalam membangun karakter dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pembinaan.


Melalui kegiatan tausiah tersebut, warga binaan diharapkan semakin termotivasi untuk menjadikan proses pembinaan sebagai ruang pengembangan diri, penguatan spiritual, dan pembentukan karakter. Bekal keimanan dan kepribadian yang baik diharapkan mampu menjadi pedoman dalam menata masa depan serta membangun hubungan yang harmonis dengan keluarga dan masyarakat.


Lapas Kelas IIA Bangkinang terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk mendukung terbentuknya warga binaan yang beriman, berakhlak mulia, memiliki kepribadian positif, serta siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang lebih baik.


Perkuat Iman, Bangun Kepribadian, Tebarkan Kebaikan untuk Masa Depan.


Lp. Indra..


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update