![]() |
| Dok/Pribadi : Satria Antoni, PhD, Assistant Tenaga Ahli Menteri ESDM |
DetakNasional.com,-selasa, 30 Desember 2025, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), Djoko Siswanto, menyinggung nama Satria Antoni, PhD sebagai salah satu calon Direktur Utama PT Bumi Siak Pusako (BSP) dalam acara peresmian proyek Chemical Enhanced Oil Recovery (EOR) di Lapangan Minas, Rumbai, Riau, baru-baru ini.
Pada momentum tersebut, Djoko menegaskan bahwa peningkatan produksi minyak nasional masih menjadi agenda utama pemerintah, terutama di tengah tantangan penurunan produksi alami pada lapangan-lapangan migas tua. Program EOR dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga lifting sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Dalam sambutannya, Djoko memperkenalkan Satria sebagai figur profesional yang tengah dipersiapkan untuk mengikuti seleksi Direktur Utama BSP. Penyebutan ini dipandang sebagai sinyal kuatnya kebutuhan akan pemimpin yang memiliki kompetensi teknis, pengalaman internasional, serta visi pengelolaan migas yang modern.
Sebagai pemegang Participating Interest (PI) di Blok Rokan, BSP memegang peran penting dalam mendukung target peningkatan produksi minyak nasional. Karena itu, keberadaan pemimpin yang memahami tantangan lapangan mature menjadi krusial.
Proyek Chemical EOR Minas sendiri diharapkan menjadi salah satu terobosan penting. Penerapan teknologi injeksi kimia diyakini mampu mengoptimalkan sisa cadangan minyak yang tidak terambil melalui metode konvensional, serta menjadi model bagi pengembangan EOR di wilayah lain.
Saat ini, Satria Antoni menjabat sebagai Assistant Tenaga Ahli Menteri ESDM. Latar belakang akademiknya diperoleh dari studi doktoral di bidang Marine Geology di King Abdulaziz University, Arab Saudi. Ia juga berpengalaman lama di industri migas Timur Tengah, termasuk Dubai dan Qatar, yang memperluas jejaring serta wawasan teknokratiknya.
Di sisi lain, Satria memimpin Lembaga Riset Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) yang berfokus pada sinergi riset, industri, dan kebijakan energi. Sebagai putra Riau, ia dikenal memiliki perhatian terhadap keberlanjutan sektor migas sekaligus kontribusi bagi daerah penghasil.rls

