DetakNasional.com,-Mualaf Center Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau menutup tahun 2025 dengan catatan penting dalam program dakwah dan pembinaan umat. Sepanjang tahun, sebanyak 72 warga resmi menyatakan diri memeluk agama Islam melalui lembaga tersebut.
Dari jumlah itu, tercatat 39 laki-laki dan 33 perempuan. Meski angka ini lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai sekitar 90 orang, pihak Mualaf Center menilai dinamika tersebut bukan ukuran tunggal keberhasilan.
Ketua Mualaf Center An-Nur, Rubianto, menjelaskan bahwa banyak faktor sosial dan ekonomi yang mempengaruhi jumlah mualaf dalam satu tahun. Namun yang lebih penting, kata dia, adalah memastikan setiap mualaf mendapatkan pendampingan yang memadai.
“Yang kami jaga bukan hanya kuantitas, melainkan kesinambungan pembinaan. Kami ingin mereka benar-benar mantap menjalani ajaran Islam,” ucapnya.
Untuk itu, Mualaf Center menjalankan program pembinaan rutin setiap akhir pekan di Masjid Raya An-Nur. Kegiatan berlangsung setiap Sabtu dan Ahad pukul 16.00–17.30 WIB, dan terbuka bagi mualaf baru maupun lama.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan akidah, akhlak, dasar-dasar fikih, hingga praktik ibadah secara langsung. Pendekatan tersebut disesuaikan dengan latar belakang dan kebutuhan masing-masing peserta.
“Kita ingin memastikan mereka tidak merasa sendiri. Ada teman belajar, ada pembimbing, dan ada ruang bertanya,” kata Rubianto.
Sebagai bentuk perhatian, setiap mualaf juga menerima perlengkapan ibadah seperti mukena atau sarung, sajadah, dan Al-Qur’an. Bantuan itu diharapkan menjadi penopang awal mereka dalam menjalani kehidupan beragama.
Imam Besar sekaligus Ketua Harian Masjid Raya An-Nur, H. Zul Ikromi, Lc., MA., Ph.D., menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pembinaan yang ramah dan inklusif. Menurutnya, mualaf memerlukan pendampingan berkelanjutan agar merasa diterima dan mampu beradaptasi dengan praktik keagamaan sehari-hari.
“Pembinaan mualaf adalah amanah dakwah. Jika mereka merasa diperhatikan, insyaallah keyakinan akan semakin kuat,” tuturnya.
Dengan program yang semakin terstruktur, Mualaf Center An-Nur berharap para mualaf bukan hanya memahami ajaran Islam, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.(ckc)

