Detak Internasional (DetakNasional.com),-Pemerintah Australia menegaskan dukungan politiknya terhadap operasi militer udara Amerika Serikat yang menyasar jaringan ISIS di Nigeria.Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyampaikan bahwa Canberra berdiri bersama Washington dan pemerintah Nigeria dalam upaya menanggulangi ancaman teror yang terus berkembang.
“ISIS menebar teror di berbagai belahan dunia. Ideologi penuh kebencian dan kekerasan ini harus dihentikan,” kata Penny Wong dalam pernyataan resminya yang dikutip 9News, Sabtu, 27 Desember 2025.
Serangan udara Amerika Serikat dilakukan di tengah meningkatnya aksi kekerasan kelompok ekstremis di Nigeria yang menelan korban dari kalangan sipil, baik Muslim maupun Kristen. Presiden AS, Donald Trump, menggambarkan operasi tersebut sebagai pukulan besar terhadap ISIS, meski tidak merinci lokasi maupun dampaknya secara spesifik.
Nigeria saat ini menghadapi ancaman dari sejumlah kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan ISIS. Di antaranya, Islamic State West Africa Province (ISWAP), pecahan Boko Haram yang beroperasi di timur laut, serta kelompok Lakurawa yang aktif di wilayah barat laut, termasuk Sokoto dan Kebbi.
Sejumlah analis memperkirakan, serangan Amerika kemungkinan diarahkan ke Lakurawa, mengingat kelompok ini dalam setahun terakhir memperlihatkan eskalasi kekerasan dan bahkan menguasai beberapa daerah terpencil.
“Lakurawa kini memegang kendali di sejumlah wilayah Sokoto dan sekitarnya. Kondisi ini terjadi karena lemahnya kehadiran negara dan aparat keamanan,” ujar peneliti Good Governance Africa, Malik Samuel.(rml)

