Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Syamsuar Soroti Dampak Pernyataan Pemimpin terhadap Stabilitas Masyarakat

Rabu, 07 Januari 2026 | Januari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-07T05:08:48Z


DetakNasional.com,-Gubernur Riau periode 2019–2023, Syamsuar, menekankan pentingnya kehati-hatian kepala daerah dalam menyampaikan pernyataan kepada publik, khususnya terkait kondisi keuangan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Silaturahmi dan Konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak, Selasa (6/1/2026).

Dalam forum tersebut, Syamsuar menilai bahwa pernyataan seorang pemimpin daerah memiliki dampak langsung terhadap persepsi dan psikologis masyarakat. Ia mengingatkan agar komunikasi publik tidak menimbulkan keresahan, terlebih di tengah situasi ekonomi yang menantang.

“Pernyataan pemimpin itu berpengaruh. Jangan sampai masyarakat menjadi khawatir karena cara kita menyampaikan kondisi daerah,” ujar Syamsuar di hadapan sejumlah tokoh, di antaranya Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Ketua DPRD Riau Kaderismanto, dan mantan Bupati Siak Arwin.

Syamsuar yang pernah menjabat sebagai Bupati Siak selama dua periode juga berbagi pengalaman menghadapi masa sulit saat memimpin daerah, terutama ketika pandemi Covid-19 melanda. Menurutnya, pemimpin harus siap mengambil keputusan dan bertahan dalam kondisi apa pun.

Ia menegaskan bahwa tekanan terhadap keuangan daerah bukan hanya dialami Kabupaten Siak, melainkan hampir seluruh daerah di Indonesia. Perbedaan kapasitas fiskal, kata Syamsuar, turut dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan pembayaran pajak dan kepemilikan kendaraan bermotor.

“Daerah lain juga mengalami hal yang sama. Di kota, kendaraan lebih banyak dan pajaknya dibayar. Kalau di Siak, banyak kendaraan beroperasi tapi terdaftar di daerah lain,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsuar mendorong pemerintah kabupaten untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna mengoptimalkan penerimaan daerah sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk melalui skema opsen pajak.

Ia menutup dengan menekankan bahwa tantangan fiskal harus dihadapi dengan komunikasi yang tenang, kerja sama lintas pemerintahan, serta kebijakan yang realistis.(roc)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update