Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

KOHATI Cabang Pekanbaru Turut Berduka atas Meninggalnya Siswa SD di NTT

Rabu, 04 Februari 2026 | Februari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-02-04T13:31:42Z


Detaknasional.com,- Pekanbaru — KOHATI Cabang Pekanbaru menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang anak kelas IV Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Berita ini sangat menyedihkan. Seorang anak kecil harus kehilangan nyawanya setelah sebelumnya meminta uang sebesar Rp10.000 kepada ibunya untuk membeli pena dan buku sekolah. Karena kondisi ekonomi keluarga, sang ibu tidak mampu memberikan uang tersebut.

Uang Rp10.000 untuk membeli pena dan buku akhirnya harus dibayar dengan nyawa seorang anak yang tidak berdosa. Nyatanya, anak sekecil itu justru lebih berakal dan berpikir untuk meringankan beban ibunya, meski harus mengorbankan dirinya sendiri.

Ketua KOHATI Cabang Pekanbaru, Nurul Syafia Ulfa, mengatakan bahwa kejadian ini sangat memukul perasaan siapa pun yang membacanya, terlebih bagi mereka yang bergerak di bidang pendidikan.

“Ini sangat miris. Dalam UUD 1945 sudah jelas disebutkan bahwa tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun kenyataannya, masih ada anak Indonesia yang kehilangan nyawa hanya karena tidak mampu membeli alat tulis sekolah,” ujarnya.

Menurut KOHATI Cabang Pekanbaru, peristiwa ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah. Pendidikan dasar seharusnya bisa diakses oleh semua anak tanpa terkendala biaya.

KOHATI Cabang Pekanbaru berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan negara benar-benar hadir dalam melindungi hak anak, khususnya hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

KOHATI Cabang Pekanbaru

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update