Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Jamaah Haji Kampar Sehat dan Khusyuk Beribadah di Masjidil Haram, Pembekalan Armuzna Terus Dimatangkan

Kamis, 14 Mei 2026 | Mei 14, 2026 WIB Last Updated 2026-05-14T07:56:28Z

Makkatul Mukarramah-Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Hingga saat ini, seluruh Jamaah Haji Kabupaten Kampar dilaporkan dalam kondisi sehat walafiat dan tetap khusyuk menjalankan berbagai rangkaian ibadah di Masjidil Haram, Makkah Al-Mukarramah.

Meski terdapat beberapa jamaah yang mengalami batuk dan pilek ringan akibat cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat, kondisi tersebut masih dapat ditangani dengan baik oleh tim kesehatan haji yang terus siaga mendampingi jamaah.

Selain memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, para jamaah kini mulai mengikuti manasik serta pembekalan intensif menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji atau Armuzna, yakni rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang dijadwalkan berlangsung mulai 8 hingga 13 Zulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan pada 25 Mei 2026 mendatang.

Petugas Haji Daerah Kabupaten Kampar bidang kesehatan, Ns. Rita Yulita, S.Kep, dari Makkatul Mukarramah, Kamis (14/05/2026), menyampaikan bahwa kondisi kesehatan jamaah secara umum masih sangat baik dan terkendali.

“Alhamdulillah, jamaah dalam kondisi sehat walafiat. Memang ada beberapa jamaah mengalami batuk dan pilek ringan, namun masih bisa ditangani dengan baik. Persediaan obat juga cukup dan kami terus berkoordinasi dengan Klinik Kesehatan Haji Indonesia,” ujar Rita Yulita.

Menurut Rita, para jamaah saat ini juga terus dipersiapkan secara fisik maupun mental untuk menghadapi fase terpenting dalam ibadah haji. Salah satu bentuk pembekalan tersebut dilakukan melalui tausiah dan bimbingan agama yang diberikan oleh Ustadz Dr. Syahrul Aidi Ma’azat, Lc., MA kepada jamaah Kampar.

Dalam tausiahnya, Ustadz Syahrul Aidi menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan secara sempurna.

“Puncak ibadah haji adalah pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina. Oleh sebab itu diperlukan kesiapan fisik, mental serta pemahaman yang baik agar seluruh rangkaian rukun haji dapat dilaksanakan dengan sempurna,” terang Ustadz Syahrul Aidi di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan para jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, memperbanyak ibadah, memperkuat kesabaran, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy, turut menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah jamaah Kampar hingga saat ini berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik dan lancar. Kita berharap hingga puncak pelaksanaan haji nanti seluruh jamaah Kampar tetap dalam keadaan sehat walafiat dan dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna,” ujar Dirhamsyah.

Suasana kebersamaan dan kekhusyukan jamaah Kampar di Tanah Suci pun semakin terasa melalui berbagai kegiatan ibadah, pembinaan, serta pendampingan yang terus dilakukan oleh petugas haji demi memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.


L/p: isar topank

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update