Kampar - Pembangunan Tembok Penahan Badan Jalan (TPBJ) di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, yang bersumber dari APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp189.897.000, saat ini masih dalam tahap pelaksanaan.
Seiring berjalannya proses pembangunan, masyarakat berharap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, tepat waktu, serta mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak. Harapan tersebut muncul agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mampu memperkuat badan jalan dari risiko longsor maupun kerusakan.
Sejumlah warga juga meminta agar proses pelaksanaan proyek mendapat pengawasan maksimal dari pihak terkait, baik pengawas lapangan maupun Dinas PUPR Kabupaten Kampar. Pengawasan yang optimal dinilai penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
Menanggapi perkembangan pekerjaan di lapangan, pelaksana kontraktor pelaksanaan lapangan menjelaskan bahwa proyek tersebut hingga kini masih dalam proses pengerjaan dan belum selesai. Ia menegaskan bahwa beberapa tahapan pekerjaan memang dilakukan secara bertahap sesuai metode pelaksanaan konstruksi.
"Saat ini proyek kita masih dalam pengerjaan dan belum selesai. Kalau soal penimbunan, kita masih menunggu balok mengeras terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan penimbunan dan dirapikan," ujar pelaksana lapangan
Dengan adanya penjelasan tersebut, proses pekerjaan diharapkan dapat dipahami sebagai bagian dari tahapan teknis pelaksanaan konstruksi. Masyarakat pun berharap seluruh pekerjaan diselesaikan sesuai spesifikasi, mengutamakan kualitas, serta dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pengguna jalan setelah proyek rampung.

