Bangkinang – Memasuki hari kedua pencarian korban tenggelam di Sungai Kampar, jajaran TNI melalui Bhabinsa Desa sungai tonang, Serka Helmi Zikri, bersama tim gabungan dari Tim SAR, BPBD Kabupaten Kampar, dinas sosial dan aparat kepolisian jajaran polres kampar, serta masyarakat setempat terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran Sungai Kampar, Senin (8/6/2026).
Korban diketahui bernama Cepi Ahmad Munawar (34), seorang buruh asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang dilaporkan hanyut saat berenang di kawasan Pulau Kasiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara.
Sejak pagi hari, tim gabungan bergerak menyusuri sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus. Namun hingga saat ini, korban masih belum berhasil ditemukan.
Di lokasi pencarian, Bhabinsa Serka Helmi Zikri menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat untuk menemukan korban secepat mungkin.
"Kami bersama tim gabungan dari BPBD kab- kampar, dinas sosial, Polri dan masyarakat terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar. Sampai saat ini pencarian masih berlangsung dan kami berharap korban segera ditemukan," ujar Serka Helmi Zikri.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban bersama dua rekannya, Dede Oleh Nurdiansyah (32) dan Wawan Setiawan (32), sedang memancing di tepi Sungai Kampar.
Awalnya mereka berada di kawasan perairan dangkal, namun kemudian berpindah ke arah hilir sungai. Setelah berpindah lokasi, korban dan Dede memutuskan untuk berenang.
Tanpa disadari, keduanya memasuki area sungai yang memiliki kedalaman cukup curam dengan arus yang deras. Kondisi tersebut membuat mereka terseret arus sungai.
Dede berhasil menyelamatkan diri setelah berjuang mencapai tepian sungai. Sementara korban Cepi Ahmad Munawar terus terbawa arus dan sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya hilang dari pandangan.
Melihat kejadian itu, Wawan Setiawan yang berada di lokasi langsung meminta bantuan warga sekitar. Sejumlah masyarakat kemudian berdatangan untuk melakukan pertolongan awal sembari melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.
Serka Helmi Zikri juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar Sungai Kampar, terutama pada lokasi yang memiliki kedalaman dan arus yang sulit diprediksi.
"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat memancing maupun berenang di sungai. Jangan berenang di lokasi yang belum diketahui kondisi dasar sungainya dan selalu utamakan keselamatan," tegasnya.

