KAMPAR - Suara sorak orang tua, semangat para peserta cilik, hingga derap roda sepeda tanpa pedal mewarnai halaman Kompleks Kantor Bupati Kampar, Sabtu (6/6/26). Kabupaten Kampar mencatat sejarah baru sebagai tuan rumah Kampar Balance Bike, ajang olahraga anak bertaraf internasional yang disebut sebagai event balance bike pertama dan satu-satunya di Provinsi Riau.
Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan biasa. Di balik lintasan yang dipenuhi tawa dan semangat anak-anak, tersimpan pesan besar tentang pentingnya membangun karakter generasi penerus sejak usia dini.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, mulai dari Padang, Payakumbuh, Sorek, Kota Arang, Bukittinggi, Bangkinang, Pekanbaru, hingga sejumlah tim dari wilayah Sumatera lainnya. Bahkan, atmosfer internasional terasa dengan keikutsertaan para rider cilik asal Malaysia.
Ketua panitia pelaksana, Surya Tama, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti event tersebut.
"Event ini merupakan yang pertama di Riau. Pesertanya datang dari berbagai wilayah di Jawa dan Sumatera, bahkan ada yang berasal dari Malaysia. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Kampar," ujar Surya.
Menurutnya, Kampar Balance Bike tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter anak melalui dunia olahraga.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan keberanian, melatih sportivitas, membangun mental yang kuat, serta mengarahkan anak-anak pada aktivitas yang positif dan produktif sejak dini," jelasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Bupati Kampar menilai bahwa pengembangan potensi anak melalui olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Pemkab Kampar sangat mendukung kegiatan ini karena berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan SDM masyarakat Kampar yang lebih baik di masa depan," ungkapnya.
Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga usia dini turut ditunjukkan dengan kehadiran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar, Eliza, yang menyaksikan langsung jalannya perlombaan.
Selama satu hari pelaksanaan, puluhan rider cilik menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai kategori usia. Para peserta merupakan anak-anak kelahiran 2018 hingga 2024, yang dengan penuh percaya diri menaklukkan lintasan sambil didampingi semangat para orang tua.
Lebih dari sekadar mengejar podium juara, Kampar Balance Bike menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk belajar tentang disiplin, keberanian, kerja keras, dan rasa percaya diri. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi emas Indonesia di masa depan.
Penyelenggaraan event berskala internasional ini juga menjadi bukti bahwa Kabupaten Kampar memiliki potensi besar sebagai tuan rumah berbagai agenda olahraga dan wisata keluarga. Kehadiran peserta dari luar daerah hingga mancanegara diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap promosi daerah dan perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Di tengah semangat para rider kecil yang melaju di atas balance bike mereka, tersirat harapan besar bahwa dari lintasan sederhana ini akan lahir generasi yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi.
"Kami mengimbau masyarakat Kampar untuk terus mempersiapkan anak-anak kita agar menjadi SDM yang unggul dan mampu membawa Kampar menjadi lebih baik di masa mendatang," tutupnya.
Kampar Balance Bike 2026 bukan hanya tentang siapa yang tercepat mencapai garis finis. Lebih dari itu, ajang ini menjadi simbol bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah dengan memberikan ruang tumbuh yang positif bagi anak-anak sejak usia dini.
Dari Kampar untuk Indonesia, semangat juang para rider cilik telah mengayuh harapan menuju generasi yang lebih gemilang.
L/p: isar topankk

