DetakNasional.com-,KAMPAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar akhirnya melakukan pembersihan terhadap sisa material proyek yang sebelumnya berserakan di depan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar dan menjadi sorotan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kampar, Rusdi Hanif, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Indri, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa tumpukan material bekas pekerjaan rehabilitasi Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Kota yang sebelumnya belum dibersihkan oleh pihak rekanan kini telah diangkut dan dibersihkan.
“Benar, material yang sebelumnya menumpuk dan berserakan di depan Kantor MUI sekarang sudah diangkat dan dibersihkan,” ujar Indri, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, PUPR Kampar telah meminta pihak kontraktor pelaksana untuk segera menuntaskan pembersihan area proyek agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat maupun estetika kawasan Islamic Center.
“Itu memang tugas kami untuk mendesak pihak rekanan agar membenahi dan membersihkan kembali seluruh material yang masih menumpuk,” katanya.
Indri menjelaskan, dirinya baru sekitar dua minggu menjabat sebagai Kabid Cipta Karya sehingga masih melakukan penataan dan penyelesaian berbagai pekerjaan yang menjadi tanggung jawab bidangnya.
“Saya baru dua minggu menjabat sebagai Kabid Cipta Karya. Mohon dimaklumi jika kinerja belum maksimal karena kami masih menyelesaikan berbagai persoalan dan pekerjaan yang harus dituntaskan,” terangnya.
Selain membersihkan tumpukan material di depan Kantor MUI, PUPR Kampar juga akan meminta rekanan membersihkan sisa-sisa pekerjaan lainnya, termasuk bekas cat yang menempel pada dinding depan Imam Masjid Al-Ihsan Islamic Center serta beberapa pekerjaan finishing yang dinilai masih perlu pembenahan.
Lebih lanjut, Indri menyampaikan bahwa proyek rehabilitasi Masjid Al-Ihsan Islamic Center saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan. Karena itu, pihak kontraktor masih memiliki kewajiban untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ditemukan setelah pekerjaan utama selesai dilaksanakan.
“Dalam waktu dekat, Kadis bersama pihak rekanan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kembali terhadap hasil pekerjaan dan memastikan seluruh kekurangan dapat segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Diketahui, proyek rehabilitasi Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Kota tersebut menelan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Kampar sebesar sekitar Rp19 miliar. Proyek tersebut menjadi perhatian publik setelah masyarakat menyoroti masih adanya sisa material dan bekas pekerjaan yang belum dibersihkan di sejumlah titik kawasan Islamic Center.
(Redaksi)

