Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

PT SPR Perkuat Sinergi dengan LAM Riau, Haris Kampay Tegaskan Adat Melayu Jadi Landasan Setiap Kebijakan Perusahaan.

Selasa, 14 Juli 2026 | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T08:28:29Z

Pekanbaru – Di tengah derasnya arus pembangunan dan dinamika dunia usaha, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) memilih melangkah dengan cara yang berbeda. Sebelum melahirkan berbagai kebijakan strategis perusahaan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau itu terlebih dahulu meminta restu, petuah, dan tunjuk ajar dari para pemangku adat Melayu.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi jajaran Direksi dan Komisaris PT SPR ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) di Balai Adat LAMR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (14/7/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT SPR, Dr. H. Haris Kampay, M.Pd, yang juga dikenal sebagai Ketua Masjid Nurul Ihsan. Turut hadir Komisaris PT SPR Sri Harianto, Sekretaris PT SPR Hariyanto Karim, Direktur PT SPR Trada Suwandi, Direktur dan Komisaris PT SPR Cipta Lestari Pajar Simanjuntak, Suryadi Khusaini, serta jajaran manajemen lainnya.Silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan lembaga adat, sekaligus menegaskan bahwa setiap langkah PT SPR ke depan akan berpijak pada nilai-nilai budaya Melayu yang telah diwariskan turun-temurun.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, berbagai pandangan mengenai pembangunan daerah, investasi, serta peran strategis BUMD dibahas bersama. LAM Riau dipandang sebagai penjaga marwah dan kearifan lokal yang memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan agar tetap selaras dengan identitas masyarakat Melayu.

Direktur Utama PT SPR, Dr. H. Haris Kampay, M.Pd, menegaskan bahwa pihaknya ingin menjadikan adat Melayu sebagai kompas moral dalam menjalankan roda perusahaan."Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus memohon tunjuk ajar dari para datuk di LAM Riau. PT SPR ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi, tetapi juga selaras dengan adab, adat, dan nilai-nilai luhur Melayu yang menjadi marwah Negeri Lancang Kuning," ungkap Haris Kampay.

Menurutnya, keberhasilan sebuah perusahaan daerah tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari kemampuannya menjaga kepercayaan masyarakat dan menghormati budaya tempat perusahaan itu tumbuh dan berkembang.

Sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi Riau, PT SPR berkomitmen membangun tata kelola perusahaan yang profesional, berintegritas, dan tetap berakar pada filosofi Melayu "Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah", sehingga setiap kebijakan yang lahir mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat antara PT SPR dan LAM Riau dalam mengawal pembangunan daerah yang maju, berdaya saing, namun tetap menjaga marwah budaya Melayu.

Dengan semangat kebersamaan, sinergi antara lembaga adat dan BUMD diyakini akan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pembangunan Riau yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh dalam nilai, budaya, dan jati diri.


✍️isar topankk

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update