DetakNasional.com - BANGKINANG KOTA,- Isu keterlambatan pembayaran jasa medis (jasmed) bagi tenaga kesehatan kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Sebuah unggahan di media sosial Instagram akun seputarkampar_official menyebutkan bahwa jasa medis dokter di RSUD Bangkinang diduga belum dibayarkan hampir satu tahun.
Dalam unggahan tersebut turut ditampilkan potongan informasi dari laman medicstory.id dan medicmedia.id yang menyebutkan bahwa jasa medis belum cair sejak Maret 2025 hingga saat ini.
Alasan penundaan pembayaran disebut-sebut untuk menutupi hutang obat dan bahan habis pakai, meskipun anggaran untuk item tersebut dinyatakan telah tersedia secara terpisah.
Selain jasmed, unggahan itu juga menyoroti penghapusan uang jaga malam pada tahun anggaran berjalan. Dampaknya, jumlah petugas jaga malam disebut akan dikurangi, meskipun sebelumnya pelayanan jaga diisi oleh dua hingga tiga tenaga medis atau dokter.
Unggahan tersebut turut mempertanyakan kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai berdampak langsung pada tenaga kesehatan, termasuk pemotongan insentif dan uang lembur malam.
Bahkan, akun tersebut menandai Bupati Kampar seraya mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan tenaga medis.
“Sebagai warga, kami was-was bagaimana pelayanan rumah sakit ke depan. Ujung-ujungnya
Masyarakat yang akan merasakan dampaknya,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahan.
✍️Tim.
