DetakNasional.com-,Bangkinang kecamatan salo– Pagi hari Senin (26/01/2026), lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Sipungguk kembali dihiasi dengan semangat kebangsaan melalui pelaksanaan upacara bendera rutin. Kegiatan yang telah menjadi pembiasaan setiap awal pekan ini kali ini lebih istimewa, mengingat penerapan aturan terbaru dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang mulai diberlakukan sejak bulan Januari 2026.
Upacara yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB diikuti oleh seluruh siswa dari kelas I hingga VI, bersama dengan guru dan staf kependidikan. Semua peserta berkumpul di lapangan upacara dengan berdiri rapi dan penuh khidmat. Kali ini, petugas upacara dipercayakan kepada siswa kelas VI yang telah menjalani persiapan matang selama seminggu terakhir. Mereka terdiri dari pembaca tata upacara, pengatur upacara, pemimpin upacara, pembawa teks Pancasila, tiga orang pengibar bendera, pembaca UUD 1945, pembaca doa, dirigen, serta enam orang pemimpin pasukan. Siswa kelas VI yang tidak menjadi petugas upacara berperan sebagai anggota paduan suara yang siap menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh semangat.
Sesuai aturan baru Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 yang diterbitkan Mendikdasmen Abdul Mu’ti, upacara kali ini menambahkan dua rangkaian kegiatan baru. Setelah pembacaan teks pembukaan UUD 1945, seluruh peserta upacara bersama-sama membacakan Ikrar Pelajar Indonesia yang berisi lima komitmen penting: menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan, menghormati orang tua dan guru, menjaga hubungan harmonis dengan teman sebaya, cinta tanah air, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
Selanjutnya, setelah menyanyikan lagu kebangsaan wajib Indonesia Raya dan Indonesia Pusaka, seluruh peserta menyanyikan lagu baru Lirik lagu yang sederhana namun bermakna ini menekankan pentingnya menghargai perbedaan dan menjauhi konflik serta bullying di lingkungan sekolah.
Dalam amanatnya, Kepsek SDN 002 Sipungguk,NURASYIAH.S.Pd, mengapresiasi seluruh peserta upacara yang telah menjalankan tugas dengan baik dan penuh kesungguhan. "Kita harus bersyukur bisa melaksanakan upacara bendera dengan khidmat hari ini. Aturan baru yang diterapkan ini bukan hanya bentuk ketaatan kita kepada peraturan pemerintah, tetapi juga sebagai sarana untuk menguatkan karakter kebangsaan di diri setiap siswa. Semoga nilai-nilai yang kita dapatkan dari upacara ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah," ujarnya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan yang telah menjadi ciri khas pembiasaan upacara hari Senin di sekolah ini. "Upacara bendera bukan hanya ritual belaka, tetapi merupakan momen untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, kerja sama tim, serta kepemimpinan sejak dini. Kita harapkan para siswa dapat menjadi generasi muda yang berkarakter dan siap menjadi penerus cita-cita bangsa," tambahnya.
Setelah upacara selesai sekitar pukul 07.35 WIB, seluruh siswa kembali ke kelas masing-masing dengan membawa semangat baru untuk menghadapi kegiatan belajar mengajar di minggu ini,upacara merupakan sebagai bentuk pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah yang telah menjadi program rutin setelah upacara setiap hari Senin.
Pembiasaan upacara bendera hari Senin di SDN 002 Sipungguk sendiri telah berjalan selama bertahun-tahun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya sekolah. Kegiatan ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang mengamanatkan bahwa upacara bendera merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanakan di seluruh satuan pendidikan.



