KUOK, KAMPAR - Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan HUT Provinsi Riau ke-69 semakin terasa di Kabupaten Kampar. Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Gala Desa se-Kabupaten Kampar di Lapangan Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Jumat (21/8/26).
Turnamen tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 32 tim dari berbagai kabupaten/kota se-Kabupaten Kampar ikut ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus pembinaan sepak bola di tingkat desa.
Hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma’azat, Lc., MA, Plt. Kepala Dinas Dikpora Kampar Helmi, SH., MH, Camat Kuok Intan Monica Sandra, S.STP., M.IP, unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia, peserta turnamen serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
Menurutnya, Gala Desa bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun sportivitas serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan potensi di bidang olahraga.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, menjaga kesehatan, membangun karakter generasi muda yang disiplin, sportif dan berprestasi. Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu mengembangkan potensi pemuda, khususnya di bidang olahraga,” ujar Ahmad Yuzar.
Bupati juga berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang nantinya dapat membawa nama harum Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau hingga ke tingkat nasional.
Ia mengingatkan seluruh pemain, official dan suporter agar menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.
“Mari kita jadikan pertandingan ini sebagai ajang silaturahmi. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang paling penting adalah menjaga sportivitas, keamanan dan persaudaraan,” pesannya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma’azat mengapresiasi pelaksanaan Gala Desa yang menurutnya merupakan bagian penting dari proses pembinaan olahraga sejak tingkat paling bawah.
Ia menilai desa memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta-talenta muda sepak bola apabila diberikan ruang untuk berkompetisi secara sehat dan berkelanjutan.
“Sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap muncul talenta-talenta muda yang nantinya dapat menjadi kebanggaan Riau dan Indonesia,” ungkap Syahrul Aidi.
Dalam laporan kepanitiaan yang disampaikan Sutan, disebutkan bahwa sebanyak 32 tim dari berbagai kabupaten/kota se-Kabupaten Kampar ambil bagian dalam Turnamen Gala Desa di Desa Kuok.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, masyarakat Kuok juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Kampar yang hadir langsung membuka turnamen.
“Kami masyarakat Kuok mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kampar yang telah hadir dan membuka secara langsung turnamen ini. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami, khususnya masyarakat Kuok tentunya,” ujar perwakilan masyarakat.
Pembukaan turnamen semakin meriah setelah dilakukan kick off pertama oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang didampingi Anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma’azat, Plt. Kadis Dikpora Kampar dan Camat Kuok.
Masyarakat tampak memadati kawasan lapangan untuk menyaksikan laga perdana. Antusiasme warga menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi salah satu olahraga yang mampu menyatukan masyarakat lintas desa dan daerah.
Dengan keikutsertaan 32 tim dari berbagai wilayah di Riau, Turnamen Gala Desa Kuok 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi perebutan prestasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan, sportivitas dan semangat pembinaan generasi muda se Kabupaten Kampar.

