Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

MASA BAKTI KETUA UMUM HMI CABANG ACEH TIMUR PERIODE 2025–2026 BERAKHIR, AFRIZAL: AMANAH TELAH DITUNAIKAN, PERJUANGAN AKAN TERUS BERLANJUT

Minggu, 09 Agustus 2026 | Agustus 09, 2026 WIB Last Updated 2026-08-09T11:22:06Z

 

ACEH TIMUR — Masa bakti Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aceh Timur periode 2025–2026 memasuki penghujung kepengurusan. Setelah menjalankan amanah selama satu periode, Ketua Umum HMI Cabang Aceh Timur, Afrizal, secara resmi mengakhiri masa baktinya bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) IV HMI Cabang Aceh Timur pada 9–10 Agustus 2026.

Berakhirnya masa bakti tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai program dan dinamika kepengurusan selama satu periode.

Di bawah kepemimpinan Afrizal, HMI Cabang Aceh Timur menjalankan berbagai agenda organisasi, mulai dari penguatan kaderisasi, kegiatan sosial, silaturahmi dengan pemerintah daerah, kegiatan kemahasiswaan, hingga pelaksanaan agenda perkaderan tingkat nasional.

Salah satu capaian penting dalam periode tersebut adalah terlaksananya Intermediate Training (Latihan Kader II/LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional di Aceh Timur. Kegiatan tersebut menjadi catatan penting karena LK II dilaksanakan untuk pertama kalinya sejak HMI Cabang Aceh Timur berdiri pada 2017.

Selain itu, HMI Cabang Aceh Timur juga aktif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, alumni, organisasi kepemudaan, serta elemen masyarakat.

Dalam perjalanan kepemimpinannya, Afrizal mengakui bahwa tidak semua program dan langkah organisasi berjalan sempurna. Berbagai dinamika, perbedaan pandangan, kritik, hingga persoalan internal menjadi bagian dari proses menjalankan amanah organisasi.

Namun, menurutnya, seluruh dinamika tersebut merupakan bagian dari proses pendewasaan organisasi.

“Saya menyadari selama menjalankan amanah sebagai Ketua Umum tentu ada kekurangan dan kesalahan. Tidak ada kepemimpinan yang sempurna. Namun saya telah berusaha memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki untuk HMI Cabang Aceh Timur.”

Afrizal menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan bukan berarti berakhirnya pengabdian terhadap HMI.

Menurutnya, kader HMI tidak hanya diuji ketika mendapatkan amanah, tetapi juga ketika harus melepaskan amanah tersebut secara bertanggung jawab dan memberikan ruang kepada generasi berikutnya untuk melanjutkan perjuangan organisasi.

“Hari ini saya mungkin mengakhiri masa bakti sebagai Ketua Umum, tetapi saya tidak pernah mengakhiri pengabdian sebagai kader HMI. Amanah kepemimpinan ada batas waktunya, tetapi perjuangan dan pengabdian kepada HMI, umat, dan bangsa harus terus berjalan.”»

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader, pengurus, senior, alumni, komisariat, serta seluruh pihak yang selama masa kepemimpinannya berinteraksi dengan HMI Cabang Aceh Timur.

“Saya memohon maaf atas segala kekurangan, baik dalam perkataan, sikap maupun kebijakan selama saya menjalankan amanah. Terima kasih kepada seluruh kader dan pengurus yang telah membersamai perjalanan ini. Tanpa kalian, tidak mungkin roda organisasi dapat berjalan.”»

Konfercab IV HMI Cabang Aceh Timur kemudian menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus forum tertinggi organisasi di tingkat cabang untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan dan menentukan arah organisasi ke depan.

Afrizal berharap siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum HMI Cabang Aceh Timur mampu melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun serta melakukan berbagai perbaikan untuk menjadikan HMI semakin kuat, progresif, dan berorientasi pada kaderisasi.

“Saya berharap estafet kepemimpinan ini dapat melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa HMI Cabang Aceh Timur menjadi lebih baik. Jangan melihat pergantian kepemimpinan sebagai akhir dari sebuah perjalanan, tetapi sebagai awal dari babak baru perjuangan HMI.”»

Dengan berakhirnya masa bakti periode 2025–2026, Afrizal menyatakan siap kembali menjadi bagian dari keluarga besar kader HMI dan memberikan kontribusi sesuai kapasitasnya.

“Terima kasih atas kepercayaan, kebersamaan, kritik, dukungan, dan seluruh proses yang telah kita lalui. Saya pamit dari amanah sebagai Ketua Umum, tetapi saya tidak pamit dari perjuangan HMI.”

Konfercab IV diharapkan menjadi momentum konsolidasi, evaluasi, serta regenerasi yang sehat bagi HMI Cabang Aceh Timur untuk menghadapi tantangan organisasi dan kehidupan kemahasiswaan di masa mendatang.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update