KAMPAR - Tak ingin akses masyarakat terus terganggu, TNI bersama pemerintah desa dan warga bergerak melakukan langkah awal renovasi jembatan yang menjadi penghubung Desa Muara Jalai dan Desa Sungai Jalau, Kabupaten Kampar.
Sejak Rabu (3/9/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, suasana di lokasi jembatan tampak dipenuhi aktivitas. Personel Koramil 07 Air Tiris bersama aparat desa dan masyarakat bergotong royong melakukan pembongkaran awal jembatan sebagai tahapan dimulainya proses renovasi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 07 Air Tiris Kapten Inf Sutan S. Bersama Babinsa Serka Helmi Zikri, ia turun ke lapangan dan bersinergi dengan pemerintah Desa Muara Jalai serta Desa Sungai Jalau.
Bukan sekadar hadir, personel TNI bersama masyarakat ikut terlibat dalam pekerjaan awal. Semangat gotong royong terlihat saat pembongkaran bagian jembatan mulai dilakukan.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung perbaikan fasilitas umum yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
TNI dan Pemerintah Desa Kompak
Selain Danramil 07 Air Tiris Kapten Inf Sutan S dan Babinsa Serka Helmi Zikri, kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Muara Jalai, Kepala Desa Sungai Jalau, delapan personel Koramil 07 Air Tiris, sekitar 10 orang masyarakat, serta Danramil 07 Kampar.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap proses renovasi jembatan yang menjadi akses penghubung kedua desa.
Dengan dimulainya pembongkaran awal, renovasi jembatan diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai. Masyarakat pun diharapkan nantinya dapat menikmati akses penghubung yang lebih baik, aman dan mendukung kelancaran mobilitas warga.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam mengawal proses perbaikan jembatan tersebut.
Hari ini dibongkar, harapannya segera dibangun kembali dan menjadi akses yang lebih baik bagi masyarakat dua desa.

