BANGKINANG KOTA - Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Ahmad Taridi, S.H.I., M.M., menghadiri Upacara Penetapan Waktu (Taptu) dan Pawai Obor dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu malam (16/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mapolres Kampar, Jalan Prof. M. Yamin, S.H., Bangkinang, tersebut menjadi salah satu rangkaian penting menyambut detik-detik peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Ahmad Taridi hadir bersama Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., Dandim 0313/Kampar Letkol Czi. Satriady Prabowo, S.I.P., M.Si., Kajari Kampar Dwianto Prihartono, S.H., M.H., Danyonif 132/Bima Sakti Letkol Inf. Hendri Sihombing, S.Hub.Int., M.Tr.Mil., Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., serta jajaran Forkopimda dan pejabat daerah lainnya.
Dalam pelaksanaan upacara, Kapolres Kampar bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Wakil Bupati Kampar dan Dandim 0313/Kampar bertindak sebagai Penerima Taptu. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti berbagai unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, Pramuka hingga pelajar.
Momen penyalaan obor menjadi bagian yang paling sarat makna. Saat lampu dipadamkan, suasana Lapangan Mapolres Kampar seketika berubah hening. Api obor kemudian dinyalakan secara simbolis dan diteruskan kepada para peserta sebagai lambang semangat perjuangan yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.
Usai upacara Taptu, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan Pawai Obor. Barisan peserta bergerak dari Lapangan Mapolres Kampar menyusuri Jalan Prof. M. Yamin hingga menuju Lapangan Merdeka Bangkinang.
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi mengatakan, momentum Taptu dan Pawai Obor tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mengandung pesan penting tentang perjuangan, persatuan dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
“Api obor ini menjadi simbol bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus menyala. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil pengorbanan yang luar biasa, sehingga menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan mengisinya dengan pembangunan serta karya nyata,” ujar Ahmad Taridi.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kampar menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong.
“Perbedaan jangan menjadi penghalang untuk bersatu. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan Kabupaten Kampar,” tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dan pelajar dalam Pawai Obor juga memiliki arti penting. Mereka diharapkan tidak hanya mengenal sejarah perjuangan bangsa, tetapi mampu meneruskan semangat tersebut melalui pendidikan, prestasi dan kegiatan positif.
“Generasi muda adalah penerus bangsa. Semangat kemerdekaan harus mereka tanamkan dalam diri, bukan hanya pada saat peringatan HUT RI, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan Taptu dan Pawai Obor HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kampar berlangsung aman, tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Cahaya obor yang menerangi malam Bangkinang menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat bahwa perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan tidak pernah berhenti. Kini, perjuangan tersebut diwujudkan melalui persatuan, pembangunan, pelayanan kepada masyarakat dan karya nyata untuk kemajuan daerah serta Indonesia.

