Detaknasional.com,- KAMPAR – Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 132/Bima Sakti (BS) Salo yang saat ini dijabat oleh Letkol Inf Diyan Mantofani, bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video viral di media sosial terkait dugaan adanya aktivitas illegal logging berupa banyaknya sawmill yang disebut-sebut beroperasi di belakang markas Yonif 132/BS di wilayah Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Danyonif 132/BS melalui Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) bersama tim langsung turun ke lapangan pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang disebut dalam video viral tersebut.
Kegiatan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipimpin langsung oleh Pasi Intel Yonif 132/BS sebagai respon cepat atas beredarnya video di media sosial TikTok yang menyebutkan adanya banyak sawmill yang beroperasi di belakang markas Yonif 132/BS.
Dalam proses pengecekan, tim melakukan penyelidikan langsung ke lokasi sekaligus melakukan pengambilan titik koordinat untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Di lokasi tersebut, tim juga bertemu dengan tokoh masyarakat setempat, Datuk Gindo Iwan, guna mengklarifikasi informasi yang viral di media sosial.
“Setelah dilakukan pengecekan langsung, lokasi yang dimaksud berada di wilayah Desa Siabu, Kecamatan Salo. Namun saat kami berada di lokasi, tidak ditemukan adanya aktivitas sawmill yang beroperasi,” jelas Pasi Intel Yonif 132/BS.
Sementara itu, Danyonif 132/BS Letkol Inf Diyan Mantofani mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum terverifikasi kebenarannya,” tegasnya.
Langkah cepat yang dilakukan Yonif 132/BS ini merupakan bentuk respon terhadap isu yang berkembang di masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah munculnya informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.

